Tips Bikin Kaos Gathering Anti Garing

Pernah nggak merasa kesepian dalam keramaian? kalau pernah itu mungkin anda memang sedang galau. Pernah juga nggak anda merasa kesepian tapi memang sedang sendiri, atau merasa kesepian saat jalan-jalan di tempat yang anda adalah orang asing disitu, lalu timbul hasrat untuk segera ketemu orang. Kalau pernah ya mungkin itu karena begitu alaminya.

Secara natural, manusia itu bergantung pada manusia lainnya. Homo Homini Socius kalau kata Adam Smith, yang berarti manusia menjadi sahabat bagi manusia lainnya. Singkat kata manusia adalah mahluk sosial.

Ini terjadi di hampir semua lini kehidupan, kita yang berada dalam lingkungan keluarga di rumah, lingkungan sekup keluarga besar, lingkungan sekolah, lingkungan bekerja, lingkungan pergaulan dan lain sebagainya, akan sedikit banyak saling bergantung dengan manusia lainnya. Bahkan bisa dikatakan kita manusia memang punya kebutuhan akan hal tersebut.


Bahkan Tarzan yang hidup di hutan pada akhirnya juga bersahabat dengan mahluk lain, kebetulan saja yang ada adalah hewan-hewan civitas hutan. Tapi ngomong-ngomong, mungkinkah Tarzan di hutan bertemu kemudian bersahabat dengan Mowgli dan George of The Jungle? Hmm.. entahlah.

Dalam perjalanannya hubungan sosial ini memiliki turunan variasi, beranak pinak menjadi bentuk-bentuk lain, salah satunya adalah event gathering, semacam perayaan kebersamaan yang diwadahi dalam sebuah acara khusus. Bisa dalam bentuk acara konsolidasi tim perusahaan dan agak resmi, atau yang super kasual seperti piknik, mantai, mancing dan lain sebagainya.

Sehubungan dengan industri kaos, event gathering juga nampaknya belum shahih jika nggak diseragami kaos yang khusus dibuat untuk event tersebut. Ya namanya juga "perayaan", jangan tanggung-tanggung bukan?

Dalam artikel kali ini kami ingin coba sajikan poin-poin yang perlu diperhatikan agar kaos gathering bisa berhasil, bagus dan keren.

1. Pemilihan jenis kaos
Seperti yang telah disinggung sedikit tadi bahwa nggak semua event gathering sifatnya "liburan", ada juga yang cenderung lebih formal seperti acara knowledge sharing biasa yang diadakan di sebuah gedung serbaguna di hotel, event seperti ini cocok jika seragamnya menggunakan kaos polo (berkerah). Sementara jika acaranya lebih santai, kaos oblong atau reglan bisa jadi pilihan yang lebih tepat dan cocok.

2. Pemilihan warna bahan
Jika acaranya full outbond misalnya, berada di alam bebas dan kemungkinan kotor-kotorannya tinggi kami akan menyarankan memilih bahan yang gelap, ya sebut saja misalnya hitam, abu tua, biru navy atau biru dongker (blueblack), agar nanti setelah acara selesai para peserta nggak kerepotan mencuci, sayang juga kan kalau sulit dicuci dan nggak bisa dipakai lagi.

Tapi sebaliknya jika acaranya cenderung "bersih", misalnya hanya piknik atau bahkan hanya acara konsolidasi kantor di hotel, jalan-jalan ke objek wisata, pemilihan warna bahan menjadi lebih leluasa, bisa yang terang seperti putih, misty putih, biru muda, kuning.

Menurut kami agak beresiko menggunakan bahan putih untuk acara outing seperti ini.
Eh tapi lebih beresiko ngebilangin emak-emak deng!
Pemilihan warna kaos juga bisa menimbang pada faktor identitas, sebut saja jika acaranya untuk kantor, anda bisa mencocokkan dengan warna identitas perusahaan anda. Misalnya acara gathering Bank Mandiri, anda bisa mulai dengan palet warna dari logonya, biru navy, kuning, kuning matang.

Atau jika kaos gathering keluarga besar, bisa jajak pendapat lewat grup whatsapp tentang pemilihan warna kaos yang dirasa akan lebih mengakomodir keinginan banyak orang.

Tapi jika dirasa sulit anda bisa menjatuhkan pilihan ke warna-warna netral seperti putih, hitam, dan abu misty.

Kaos ini keren karena menyisipkan warna identitas perusahaan, walaupun nggak dominan tapi tetap terasa.

3. Desain grafis
Poin ini sangat penting untuk agak intens dipikirkan. Menurut kami desain kaos gathering yang ideal adalah yang desainnya wearable juga untuk dipakai di luar acara. Bukan pendapat paling benar sih, tapi paling nggak supaya kaosnya bermanfaat panjang saja.


  • Tema merupakan hal pertama yang harus dipikirkan, karena masing-masing acara biasanya ada tujuannya, dari situ mungkin jadi ide untuk judul eventnya, misalnya dulu kami pernah memproduksi kaos untuk reuni sebuah angkatan di salah satu pesantren asal Garut, tema/judul acaranya unik "Menemu-kembalikan Ikatan".
  • Titimangsa, atau keterangan lokasi dan waktu acaranya digelar. Nah untuk poin ini jika anda berharap kaosnya masih bisa dipakai di hari-hari dan lokasi yang lain, ada bagusnya titimangsa ini menyelip kecil saja, yang penting pemakai tahu dan bisa merasakan nilai historis dari kaos tanpa harus menunjukkannya terang-terangan pada orang lain yang nggak terhubung sama acaranya. Tapi jikalaupun masih ingin titimangsa dibuat besar dan sangat terlihat, nggak apa-apa juga kok.
  • Visual yang simpel dan menggambarkan suasana. Poin ini mungkin perlu ditangani khusus oleh desainer grafis, jika ada waktu dan dana mungkin membayar ilustrator atau desainer grafis bisa sangat worth it dengan hasilnya. Tapi jika memungkinkan perihal "visual yang simpel" ini layak juga jadi bahan pertimbangan dalam desain, ini dimaksudkan agar budget produksi nggak terlalu mahal, terlebih jika waktu pelaksanaan acara dan dimulainya produksi terlalu mepet. Namun, jika kondisinya masih luang untuk waktu produksi, silakan eksplor desain deh ya :) asal kuat di budget saja. Hehe..
Keterangan lokasi acara dan tanggalnya cuma menyelip kecil saja.

4. Pemilihan Material
Poin ini lebih banyak karena faktor temperatur di lokasi acara, misalnya jika dingin mungkin bisa menggunakan material yang tebal seperti bahan combed cotton 24s, atau kaos dengan bahan polyster (yang ini kelebihannya malah karena lebih murah juga) atau bahkan menambahkan item sweater sebagai pakaian gatheringnya. Sebaliknya jika panas bisa menggunakan material yang agak tipis (combed cotton 30s), agar sepanjang acara nyaman terus.

5. Perencanaan Projek
Ini juga sangat krusial, walaupun semua masalah dalam projek produksi kaos bisa selalu ada solusinya, tapi menangani projek yang tergesa-gesa selalu lebih sulit dan bikin jantung deg-degan ketimbang mengurus projek dengan waktu yang leluasa.
Jadi rencanakan produksi kaos jauh-jauh hari sebelum acara berlangsung, bisa di kisaran 3-4 minggu.

6. Setialah pada deadline
Pada akhirnya kaos gathering yang berhasil adalah kaos yang selesai pada waktunya, dalam beberapa kasus yang waktunya terlalu mepet, pemesan kaos sangat diharapkan kebijaksanaannya jika harus ada penyesuaian disana-sini dalam produksi.

Misalnya pernah suatu kali kami diorder kaos reglan panjang 500 pcs dengan rib tangan, dalam prosesnya ternyata bahan untuk rib tangan habis stoknya jika harus satu warna dengan tangannya, sementara waktu deadline juga sudah mepet jika harus membuat rib tangan custom, saat itu kami tawarkan opsi solusinya adalah menggunakan rib tangan dengan warna yang berbeda dengan bahan tangannya. Bersyukur karena customer nggak keberatan dan memang lebih baik seperti itu sih, sebab seperti yang kami bilang di awal bahwa dalam projek seperti ini kita harus setia betul sama deadline.

Foto dari HDG team, sebuah EO dari Garut, kalau anda berniat melakukan acara gathering EO ini boleh jadi pilihan. Silakan klik link ini

Mungkin itu beberapa poin yang kami pikir cukup penting dalam perencanaan produksi kaos gathering, setiap poin kami rangkum dari pengalaman kami. Mudah-mudahan bisa menjadi insight dan pencerahan bagi anda.

Jika ingin bertanya lebih lanjut tentang produksi kaos untuk event gathering anda bolehlah chitchat via whatsapp kami.
Tuh tombolnya ada di bawah website ini yang ijo-ijo.
Tips Bikin Kaos Gathering Anti Garing Tips Bikin Kaos Gathering Anti Garing Reviewed by TUKANG SABLON KEREN on August 22, 2019 Rating: 5

No comments:

Powered by Blogger.