TIPS MENGORDER KAOS

Hello, selamat tahun baru 2015 semuanya!
Bagaimana tahun baruannya kemarin? serukah? galaukah? bokek-kah? Tapi semoga sekarang baik-baik saja ya, yang galau sudah kembali ceria, yang bokek sudah kembali berdompet tebal, yang jomblo tetep usaha.

Oke jadi begini, dalam prosesnya urusan membuat kaos ini tidak sepenuhnya menjadi tanggungan vendor, jadi kelancaran suatu produksi sebetulnya membutuhkan peran aktif dan kesadaran penuh dari pemesan. Oleh karena itu dalam pemesanannya ada tips-tips yang dapat kami uraikan sebagai berikut:

1. Rinci.
Semakin rinci orderan akan semakin bagus, hal ini akan meminimalisir kegagalan hasil akhir karena ketidak sesuaian spek, variabelnya beragam, misalnya warna kaos, jenis kain, ukuran sablonan, jenis cat sablon, jumlah kaos, detail jumlah size dan sebagainya, jika banyak variabel yang kurang dimengerti sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan vendor.



2. Administrasi
Biasanya vendor akan meminta DP (Dawn Payment atau Duit Panjer :D) terlebih dahulu, hal yang paling logis dari permintaan ini adalah karena harus ada biaya di awal untuk produksi, biasanya akan dialokasikan terlebih dahulu untuk belanja bahan, maka persiapkanlah dahulu ya.



3. Desain dan File
Kamu harus sudah mempersiapkan desain yang akan diproduksi, sumbernya bisa membuat sendiri, membeli atau dibuatkan teman (baik gratis ataupun berbayar). Sebab jika mengorder dengan tangan kosong tanpa desain, kalaupun vendor menyanggupi untuk menyediakan desain, siap-siap untuk mengeluarkan budget lagi.

Lalu desain akan mejadi sebuah file yang selanjutnya akan diolah oleh vendor, dan setiap vendor memiliki standar masing-masing dalam menentukan spek file, misalnya rata-rata file yang berformat bitmap dituntut harus memiliki resolusi 300 dpi, atau jika terlalu rumit vendor akan terbuka untuk ditanyai ini-itu terkait masalah spek file.


Desain dari brand Philosophy, menggunakan cat plastisol dan kain combed cotton




4. Waktu

Sebaiknya kamu meluangkan waktu yang agak panjang (sekitar 10-14 hari kerja) untuk menetapkan deadline dari sebuah order, sebab vendor tidak selalu berada dalam posisi kosong order, maka setiap order yang masuk akan diurutkan sesuai tanggal fix order, tapi intinya adalah rencanakan waktu pengorderan, buatlah waktu deadlinenya masuk di akal, sebab proses produksi kaos memang membutuhkan waktu.


Oke, sekian dulu tips-tipsnya, konsultasikan terlebih dahulu dengan vendor jika kamu berencana melakukan order, tanya segala kemungkinan, sebab seperti yang kami bilang di awal, keberhasilan dan kelancaran proses produksi kaos juga memerlukan peran dari pengorder.

Terima kasih.


Komentar

Entri Populer